Beranda / Nalar Times / Dina Sri Cahyani Pimpin IRMAFA 2026–2027, Menegaskan Kepemimpinan Perempuan dalam Semangat Keislaman

Dina Sri Cahyani Pimpin IRMAFA 2026–2027, Menegaskan Kepemimpinan Perempuan dalam Semangat Keislaman

NALAR TIMES — Ikatan Remaja Masjid Fathullah (IRMAFA) resmi menggelar pelantikan dan rapat kerja kepengurusan periode 2026–2027 pada Ahad, 24 Mei 2026, bertempat di Aula Lantai 2 Masjid Fathullah UIN Jakarta. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga menghadirkan pesan penting tentang kepemimpinan perempuan dalam ruang gerak kepemudaan Islam.

Kepengurusan baru IRMAFA kini dipimpin oleh Dina Sri Cahyani, mahasiswi asal Bogor yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan pembinaan remaja masjid. Terpilihnya Dina menjadi ketua umum menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki kapasitas, semangat, dan kemampuan untuk memimpin organisasi Islam dengan baik.

Dalam konteks kehidupan kampus dan pembinaan remaja masjid, kepemimpinan perempuan bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Sebaliknya, Islam memberikan ruang bagi laki-laki maupun perempuan untuk berkontribusi dalam kebaikan, dakwah, pendidikan, dan pengembangan masyarakat. Kepemimpinan dipandang bukan semata soal gender, melainkan amanah, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan menghadirkan kemaslahatan bersama.

Kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan pengurus IRMAFA periode 2026–2027, dilanjutkan sambutan ketua umum serta rapat kerja organisasi. Dalam forum tersebut, Badan Pengurus Harian dan Tim (BPHT) bersama enam departemen mempresentasikan arah program kerja satu periode ke depan.

Adapun enam departemen tersebut meliputi Departemen Keilmuan, Departemen Kaderisasi, Departemen Sosial Jaringan Remaja Masjid, Departemen Keputrian, Departemen Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Departemen Seni dan Olahraga.

Di bawah kepemimpinan Dina, IRMAFA diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda masjid yang lebih inklusif, progresif, dan berdampak. Semangat kolaborasi, penguatan intelektual, serta nilai-nilai keislaman menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang aktif dan relevan dengan tantangan zaman.

Pelantikan Dina Sri Cahyani sebagai Ketua Umum IRMAFA periode 2026–2027 sekaligus menjadi pesan penting bahwa perempuan muda Muslim memiliki potensi besar untuk tampil di ruang publik, memimpin gerakan sosial-keagamaan, dan menjadi bagian dari perubahan positif di tengah masyarakat.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *